Aku tidak pernah menyesal mengenalmu. Berharap kau pun tak pernah menyesal mengenalku. Mari kita menjelajahi dunia khayalan dengan mengawali, mengubah dan mengakhiri cerita semau kita seperti pada dongeng-dongeng khayalan.
Minggu, 14 Desember 2014
Absurd
Supel dan Sederhana. Mungkin dua kata itu yang mampu aku gambarkan darinya. Penuh imajinasi dan kepolosannya yang membuat aku terkagum-kagum padanya. Sepasang mata mungkin menangkapnya sebagai seseorang yang biasa-biasa saja, tak tampak wajah rupawan daripadanya. Namun entah mengapa aku melihatnya tak lagi dari luar, aku lebih melihat bagaimana cara dia berkomunikasi dengan yang lain dan aku benar-benar menemukan sisi lain yang ada di dalam dirinya yang tidak aku temukan pada diri teman lelakiku yang lain. Banyak hal yang aku dapat darinya, aku seolah menemukan secercah cahaya dalam kegelapan. Aku tidak tau secara jelas ini perasaan apa, namun yang sangat au sayangkan, aku baru mengenalnya sekarang. Tapi tak apa aku sangat beruntung masih dapat mengenalmu :)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar