Kamis, 26 Juni 2014

Cobalah mengerti


Aku masih sering menatapmu diam-diam;menatap tanpa sepengetahuanmu. Persis seperti dulu. Tapi bedanya sekarang kedua bola mataku hanya terhenti di titih dimana aku berada pada posisi lemah, aku tak berdaya, aku tak bisa berbuat apa-apa. Dulu, saat ku tak sengaja menatapmu, kau dengan sesegera mungkin memalingkan arah matamu kepadaku, seolah ada kontak batin diantara kita. Namun sekarang berbeda, kau terlihat sibuk dengan sebuah ponsel yang ada di genggaman tangamu. Ponsel itu terus kau genggam erat seperti ada sesuatu yang tak ingin kau lepaskan. Jari-jarimu juga terlihat tampak bermain diatas keypad. Sesungguhnya aku sudah mengetahui semuanya, kau kembali menghampirinya saat (ia) datang dan merebut hatimu kembali. Saat aku sedang berada di titik kecintaannya padamu. Aku hanya terdiam, membisu dan bertahan. Aku tak mengharap semuanya kembali. Tapi, aku hanya meminta kau dapat sesegera mungkin memalingkan pandanganmu kepadaku sekali ini saja agar kau lekas tahu bagaimana perasaanku saat ini. Cobalah mengerti.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar