Senin, 14 April 2014

Apa kabar kalian kertas-kertasku?


-Deena-
Dulu kertas-kertas ku selalu berterbangan dan pada akhirnya sampai kepadamu. Aku selalu menyempatkan waktu untuk membuat dan merancang kertas-kertasku yang akan ku kirimkan padamu. Dan menyelipkannya. Entah itu di tas milikmu, atau kuselipkan di buku-buku tulismu. Kertas-kertas yang kukirimkan padamu selalu memuat isi curahan hatiku setiap saat. Curahan hatiku yang selalu aku tulis dalam sebuah kertas dan selalu aku rancang agar berbentuk cantik;entah aku bentuk perahu kertas, kapal terbang maupun burung kertas.
Setiap sang fajar telah muak untuk menyorotkan sinarnya, disaat itu lah saat yang tepat untuk aku goreskan penaku ke kertas-kertas itu. Ku hampiri mereka lalu penaku dengan lincahnya menari-nari diatasnya. Mereka dengan bebas menari. Menuliskan beberapa kalimat yang menggambarkan perasaanku. Kalimat yang sederhana; namun cukup mencerminkan bagaimana diriku.
Berharap kau akan membalas perasaan yang aku tuangkan dalam kertas-kertas itu. Namun, aku terlalu berharap lebih. Bagaimana kau mencoba membalas perasaanku dengan membaca kertas-kertas itu? Mengerti nama pengirim kertas-kertas itu pun kau tak tahu bukan? Lihat aku! Aku disini. Aku yang selalu menyempatkan waktu untuk menulis dan mengirimkan kertas-kertas itu kepadamu. Aku pengagum rahasiamu selama dua tahun ini. Dua tahun aku bertahan. Dan tetap tergila-gila olehmu.
Bagaimana kertas-kertasku? Apakah sampai kepadamu? Sudahkah kau sentuh? Sudahkah kau baca? Ataukah ada orang lain yang mencoba usil untuk mengambil kertas-kertas itu sebelum kau sentuh dan kau baca. Jika kau telah menyentuh dan membacanya? Bagaimana responmu? Apakah kau menyimpan kertas-kertas buatanku? Sepertinya tidak! Hatiku terus mengatakan tidak! Ah, dua tahun aku menjadi pengagum rahasiamu, lelah. Tak mendapat respon apapun. Dan sampai sekarang pertanyaanku yang belum terjawab dan terus membayangiku setiap malam adalah sudah berapa banyakkah kertas-kertas yang ku kirim kepadamu dalam waktu dua tahun ini? Entah. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar