Minggu, 20 April 2014

Rahasia


-Deena-

Aku suka menulis. Karena dengan menulis aku dapat mencurahkan segala perasaanku. Mereka bilang aku pendiam, aku misterius. Ya, memang benar. Aku lebih suka mencurahkan segala perasaan dan masalah kehidupanku lewat secarik kertas dan sebuah pena. Aku lebih suka bermain dengan mereka ketimbang pergi ataupun hunting bersama teman-teman. 

Aku lebih suka memendam masalahku ketimbang menceritakan kepada teman-teman, karena alasanku simple. Aku tidak ingin mereka dibuat pusing dengan masalah yang aku punya. Karena aku berfikir, mereka juga pasti mempunyai masalah. Tegakah aku jika menambah masalah mereka dengan masalahku? Nah.

Selain itu, aku juga seakan menyimpan rahasia. Aku seperti mendapat amanah dari mereka. Sesekali mereka menceritakan masalah mereka kepadaku. Tak hanya satu orang. Dua orang, tiga orang, empat orang, bahkan lima orang sekalipun. Mereka seakan mempercayai ku untuk menyimpan rahasia mereka. Namun sejujurnya aku merasa terbebani dengan semuanya. Aku mendadak seperti orang gila. Aku pusing menemukan solusi dari permasalahan mereka.

Karena apa?

Karena setiap orang pertama bercerita, selalu ada orang kedua, ketiga dan keempat dalam cerita tersebut, ketika orang kedua bercerita selalu ada orang pertama, orang ketiga, keempat dalam cerita tersebut, ketika orang ketiga bercerita selalu ada orang pertama, kedua, dan keempat dan yang lain dalam cerita tersebut. Begitupun sebaliknya. Seperti bermain ular tangga namun tak mencapai garis finish. 

Ah otakku rasanya seperti dicuci. Aku bingung dari mereka mana yang dapat aku percayai. Kadang saat mereka selalu menyerempet masuk ke dalam otakku, rasanya otakku konslet;gila !

Tidak ada komentar:

Posting Komentar